5 Jawaban Yang Haram Diucapkan Ketika Wawancara Kerja


Wawancara Kerja (Pelatih Indonesia)
Bersemi.web.id Tentunya beberapa orang dari pembaca setia web bersemi ini pernah melakukan wawancara kerja. Banyak pertanyaan yang diucapkan ketika wawancara kerja terkadang terdengar sangat mudah untuk dijawab. Namun, banyak pelamar kerja yang malah terjebak dan berkata sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu baik untuk dikatakan.

Seperti yang diketahui, selain mempersiapkan semua berkas penting, ada faktor-faktor lain yang seharusnya diperhatikan ketika wawancara kerjah, seperti pemilihan kata atau kalimat.

Jangan sampai salah memilih kata atau kalimat dan secara tidak sadar meninggalkan kesan kurang baik ketika wawancara kerja. Beberapa kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan adalah yang berisi cibiran perusahaan atau rekan kerja sebelumnya.

Agar tidak mengulangi kesalahan yang sebenarnya tidak perlu, berikut beberapa kalimat yang sebaiknya dihindari ketika wawancara kerja. Berikut daftarnya:

1. "Saya tak tahan dengan perusahaan lama"

Bersemi.web.id - Hindari mengucapka hal kurang baik tentang perusahaan anda yang lama. Meskipun memang tempat anda bekerja sebelumnya memang kurang baik, tapi mengatakan hal itu tidak akan membuat kagum si pewawancara.

"Ketika ditanya mengenai mantan bos atau kolega, jangan menjelekkan mereka," ucap Roy Cohen, pelatih dan penulis di bidang karir.

Dia memperingatkan, melakukan hal demikian bisa membuat sikap kita dipertanyakan, karena bisa saja kita dikira akan mengucapkan hal serupa pada pihak perusahaan baru ketika merasa tidak puas.

2. "Saya mau melakukan apa saja."

Bersemi.web.id - Bisa saja sebetulnya kamu bermaksud siap menghadapi tantangan yang diberikan perusahaan, tapi ternyata itu membuatmu terdengar putus asa.

CEO Trend HR, DW Bobst, menyarankan untuk ucapkan dengan jelas mengenai pekerjaan yang membuatmu paling nyaman, atau latar belakang, serta hal-hal yang belum pernah kamu kerjakan namun tertarik untuk kamu lakukan. Tunjukkan bahwa kamu orang terbaik untuk posisi yang diincar.

3. "Saya bisa memotivasi diri, cepat belajar, serta punya skill kepemimpinan."

Bersemi.web.id - Percaya diri tentunya adalah ciri orang positif. Masalahnya, bila kamu tidak bisa membuktikan ucapan, yang terjadi malah terdengar dibuat-buat.

"Jika ingin begitu, kamu harus mengelaborasi dengan contoh nyata tentang penyelesaian masalah, kolaborasi, serta saat mengatasi konflik. Ekspresikan dan paparkan ketimbang hanya mengatakannya," kata pelatih kepemimpinan Laura Macleod.

4. "Tidak, saya tidak tahu itu."

Bersemi.web.id - Tentunya seseorang pasti tidak akan bisa mengetahui segalanya, apalagi jika masih di level junior. Tapi ada cara yang baik dan kurang baik dalam mengekspresikan ketidaktahuan.

Contoh, menjawab "tidak tahu" dengan terang-terangan bukanlah langkah bijaksana. Bila memang tidak memahami sesuatu, coba jelaskan kemampuan atau pengalaman serupa dengan hal tersebut yang pernah kamu lakukan.

Yang tak kalah penting, jangan sampai malah bertanya pertanyaan yang tidak penting tentang pekerjaan dari perusahaan yang kamu lamar. Pastikan sudah membaca-baca dulu seputar perusahaan agar bisa berdiskusi secara produktif dengan pewawancara.

5. "Saya mau kerja dengan gaji sekian."

Bersemi.web.id - Seperti yang diketahui bersama, gaji dan bonus adalah aspek penting dalam kerja. Asal jangan sampai membicarakannya terlampau rinci saat tahap pewawancara.

Pertimbangkan pengalaman kerja, keadaan industri, dan jangan lupa untuk melakukan sedikit research tentang berapa gaji yang pantas kamu dapatkan sesuai pengalaman dan kemampuan.

Tersebut mungkin bisa menambah wawasan bagi pembaca yang budiman. Semoga sukses dan lancar dalam wawancara kerja. 

Artikel ini bersumber dari : Liputan6
5 Jawaban Yang Haram Diucapkan Ketika Wawancara Kerja 5 Jawaban Yang Haram Diucapkan Ketika Wawancara Kerja Reviewed by Unknown on October 28, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.