Kawanku Dan Aku (Puisi Karya Chairil Anwar)

Diponegoro

Kami sama pejalan larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan
Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan

Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat

Siapa berkata-kata?
Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga

Dia bertanya jam berapa?

Sudah larut sekali
Hilang tenggelam segala makna
Dan gerak tak punya arti

Kawanku Dan Aku (Puisi Karya Chairil Anwar) Kawanku Dan Aku (Puisi Karya Chairil Anwar) Reviewed by Unknown on August 30, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.